Pengertian Mashdar dan Macam-Macam Mashdar

Pengertian Mashdar dan Macam-Macam Mashdar

Setelah kemarin saya menulis artikel mengenai Pengertian, Arti, Bahasa dan Istilah Ukhuwah Islamiyah. Maka kali ini saya akan memberikan sedikit pembahasan kepada anda tentang Pengertian Mashdar dan Macam-Macam Mashdar.

Pengertian Mashdar

Mashdar yaitu isim yang menunjukkan arti yang terlepas dari waktu dan masa. kata dasar yang berarti semua kata jadian berasal dari satu kata dasar, yaitu mashdar. Mashdar tidak memiliki pola tertentu seprti halnya isim fa'il atau isim maf'ul, tetapi mashdar bisa diketahui dengan melihat kamus bahasa Arab. Kalau kita membuka kitab Amtsilatut Tashrif, mashdar menduduki urutan ketiga dalam susunannya

Masdar adalah isim yang dinashabkan yang jatuh dinomor tiga dalam tasrifnya fi'il seperti contoh: ضرب-يضرب-ضربا

Mashdar terbagi menjadi dua: 

  1. Mashdar lafdzi yaitu apabila lafadznya sama dengan lafadz fi’ilnya seprti contoh: قتلته قتلا / Qataltuhu Qatlan
  2. Mashdar ma'nawi yaitu apabila hanya sama ma’na/artinya tapi lafadznya berbeda seperti contoh: جلست قعودا


Dalam ilmu tashrif, Fi'il itu ada yang terdiri dari tiga huruf (tsulatsi mujarrad), empat huruf (ruba'i mujarrad), lima dan enam huruf (tsulatsi mazid). Disana juga ada Mashdar Mim dan Mashdar Ghairu mim.

Macam-macam/Pembagian Mashdar

1. Mashdar Sharih 

Mashdar sharih adalah mashdar yang sudah jelas bentuk lafalnya. Contohnya adalah lafal ذَهَابٌ yang dibentuk dari kata ذَهَبَ.

2. Mashdar Mu'awwal 

Mashdar mu'awwal adalah fi'il mudhari' yang mengandung salah satu dari kata اَنْ، لَنْ، لِ pada awal katanya.

Cara Menyusun atau Membuat Mashdar: 

1. Mashdar (fi'ilnya) yang terdiri dari 3 huruf

Mashdar ini tidak memiliki aturan baku dalam menyusunnya. Wazan fi'il yang sama belum tentu wazan mashdarnya sama. Biasanya jika fi'ilnya muta'ddi (fi'il yang butuh objek) maka umumnya wazan masdharnya adalah fa'lan (فعْلا). Contoh: ضرَبَ menjadi ضرْباً 

2. Mashdar yang terdiri dari 4 huruf

Maka wazan mashdar nya bergantung wazan fi'ilnya, dan ini baku. Jika wazan fi'ilnya af'ala (أفْعلَ) maka wazan mashdarnya if'aalan (إفعالا). Jika wazan fi'ilnya adalah fa'ala (فعّل) maka wazan mashdarnya adalah taf'iilan (تفْعيلا). Jika wazan fi'ilnya adalah faa'ala (فاعل) maka wazan mashdarnya adalah mufaa'alatan (مفاعلة). Contohnya : haasaba (حاسَب) menjadi muhaasabatan (محاسَبةً).

3. Mashdar yang terdiri dari 5 dan 6 huruf. 

Jika fi'il madhinya diawali huruf hamzah washol (ا) maka mashdarnya mengikuti wazan fi'il madhi-nya dengan mengkasroh huruf ketiga dan ditambah alif sebelum terakhir. Contoh: ifta'ala (افتَعلَ) menjadi ifti'aalan (افْتِعَلا). infa'ala (انفعل) menjadi infi'aalan (انفِعَالا)

Jika fi'il madhinya diawali huruf ta' (ت) maka mashdarnya mengikuti wazan fi'il madhi dengan mendhommah huruf sebelum huruf terakhir. Contoh: tafa''ala (تفَعّلَ) menjadi tafa''ulan (تَفَعُّلا). tafaa'ala (تفاعَل) menjadi tafaa'ulan (تفاعُلا)

Sebagai pedoman: Untuk lebih mudah cara membedakan antara mashdar dengan fi'ilnya, sering-seringlah membaca tashrifan dan coba pahami perbedaan yang terdapat dalam tashrifan. Sekian penjelasan mashdar yang dapat simastah tulis. Semoga bermanfaat

0 Response to "Pengertian Mashdar dan Macam-Macam Mashdar"

Posting Komentar

PENTING!
1. Berkomentarlah dengan topik yang relevan dan tidak melakukan SPAM
2. Mohon untuk tidak memasukkan link aktif
3. Komentar anda akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum dipublikasi.